Percepat Swasembada Pangan, BRMP Bengkulu Bekali Penyuluh dengan Teknologi PM-AAS
BRMP Bengkulu bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan Bimbingan Teknis Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS), Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang diikuti 43 penyuluh pertanian se-Kota Bengkulu ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh dalam mempercepat pencapaian target LTT serta mendukung swasembada pangan nasional.
Dalam arahannya, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu menegaskan pentingnya percepatan tanam melalui optimalisasi pendampingan penyuluh di lapangan, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala seperti ketersediaan air irigasi. Sementara itu, Kepala BRMP Bengkulu menyampaikan bahwa PM-AAS merupakan program prioritas Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya modern. Penyuluh didorong segera melakukan identifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) serta mensosialisasikan PM-AAS kepada petani sebagai syarat prioritas penerima bantuan pemerintah tahun 2026.
Selain membahas strategi percepatan LTT, peserta juga mendapatkan materi implementasi PM-AAS, budidaya jagung, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serta mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas penyuluh semakin meningkat sehingga mampu mengawal penerapan teknologi modern di lapangan, mempercepat peningkatan produksi pertanian, dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.